Postingan

Program Yayasan Majelis Dzikir Al-Hidayah Bidang Ekonomi

Gambar
Bidang ekonomi dan kesejahteraan umat serta usaha halal lainnya, akan diatur dalam program yayasan Majelis Dzikir Al-Hidayah, melalui koperasi.  Karena program Majelis Dzikir Al-Hidayah ini tampil untuk mengurus umat, maka diperlukanlah tempat berkumpul yang disebut “ S U R A U “ yang berfungsi secara terus-menerus tanpa mengenal musim. Bangunan surau-surau tanah lokasinya menjadi Aset Majelis Dzikir Al-Hidayah yang dipergunakan untuk kepentingan umat. Surau akan dapat difungsikan apabila Ada jama’ahnya, dengan jumlah tidak terbatas 1. Ada dapur dan peralatannya. 2. Ada tempat berwudhu’ / WC. 3. Ada fasilitas tempat menginap bagi jema’ah yang datang dari jauh, sehingga tidak menganggu jema’ah yang sedang beribadah. 4. Infak, sedekah dan zakat, hidup dari jama’ah. Dari sinilah sumber kekuatan pembinaan umat. 5. Melaksanakan wirid Ratib Al-Hidayah pada malam selasa dan malam jum’at, dan juga dapat dilaksanakan pada malam-malam lainnya baik daerah ba...

Visi Dan Misi Majelis Zikir ALHidayah Asia Pasifik

Gambar
Visi dan Misi Majelis Dzikir Al-Hidayah “meluruskan kembali akidah umat Islam sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah RasulullahSaw, mencegah kesyirikan, menghilangkan perbuatan bid’ah menuju Khairun Ummatun Wahidah di bawah naungan dan ridha Allah Swt di Asia Tenggara”. Dalam upaya menuju Visi dan Misi Majelis Dzikir Al-Hidayah tersebut, maka disusunlah langkah-langkah atau program-program yang akan diterapkan oleh Majelis yang bersifat duniawi maupun ukhrawi, baik yang berkenaan dengan pembangunan Majelis maupun pembangunan umat yang intinya adalah bagaimana untuk membesarkan dan mensyiarkan agama Allah dan mengajak umat untuk bertuhan hanya kepada Allah, menghambakandiri kepada-Nya, mengikutiaturan-Nya dan menjauhi apa yang dibenci oeh Allah dan Rasul-Nya.Allah Swt telah mengingatkan kita dalam firman-Nya yang berbunyi,,, Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan hendaklahsetiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (h...